Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

adsense

5 Hal Yang Perlu Anda Waspai, Untuk Terhidar Dari Latte Factor !


Pernah gak sih anda mendapati perhitungan keuangan diakhir bulan yang berbeda jauh dengan daftar belanja yang telah anda rencanakan diawal bulan?

Hal ini bisa terjadi karena pengeluaran-pengeluaran kecil yang tidak terduga dengan intensitas yang sering, atau biasa disebut juga latte factor.

Latte factor ini merupakan istilah yang pertama kali dikenalkan oleh pakar keuangan Amerika David Bach, Latte factor ini cukup berbahaya karena dapat menguras keuangan tanpa disadari.

Bagaimana cara menghindari Latte Factor ?

Untuk menghindari latte factor, anda harus mengetahui terlebih dahulu kira-kira apa saja yang termasuk dalam latte factor itu, berikut adalah beberapa Latte Factor yang paling sering terjadi.

1. Tarik Tunai Atau Transfer ke Rekening Bank Lain 

Sadar gak sih anda bahwa setiap melakukan aktivitas tarik tunai atau transfer ke rekening bank lain ada biaya administrasi yang harus dibayar.

Misalnya biaya administrasi untuk transfer dari bank A ke bank B adalah Rp.2.500,- jika terjadi sekali mungkin tidak terasa berat, tapi bagaimana jika terjadi transaksi sebanyak 4 kali saja.

Baca Juga : Penjelasan Singkat Tentang Saham

2. Ngopi dan Air Mineral

Ngopi juga masuk ke dalam Latte factor loh !

Nongkrong bareng teman-teman ditempat yang kekinian banget sambil dengerin live musik, dan segelas kopi rasanya fine-fine aja.

Tapi kira-kira kalo nongkrongnya 2 kali seminggu gimana? Lumayan juga bukan.

Setelah ngopi, dahaga biasanya mengganggu tuh, padahal sedang asik-asiknya mabar bareng teman-teman tongkrongan, mulai deh cari-cari minimarket terdekat untuk beli sebotol air mineral dan booom !

Pengeluaran kecil tak terduga kembali terjadi.

3. Diskon

Terutama untuk para ibu-ibu dan calon ibu-ibu yang suka kalap sama yang namanya diskonan yang hampir ada disetiap bulan.

Selalu ada kata-kata “Wah kapan lagi nih, mumpung diskon” yang lalu bikin khilaf, kemudian terjadilah transfer sana-sini, atau gesek kartu kredit.

Alhasil, tagihan membengkak, uang yang sudah disiapkan untuk hal lain pun jadi terpakai.

Baca Juga : Wow, Kampus Luar Negeri Masih Pakai Papan Tulis Kapur Loh !

4. Parkir

Iya parkir juga masuk kedalam kategori latte factor.

Anda tidak pernah tahu bukan dalam seminggu, sudah berapa uang yang anda keluarkan untuk biaya parkir.

Kecil memang, tapi sering.

Coba deh, hitung dalam sebulan kira-kira berapa uang parkir yang telah anda keluarkan, pasti jumlahnya mengagetkan.

5. Kantung Plastik.

Untuk beberapa kota, seperti di Jakarta, kantung plastik yang didapat dari berbelanja kini sudah ada yang berbayar loh.

Kecil sih, tapi hitung aja sebulan ada berapa kali ya berbelanja diminimarket dengan plastik berbayar.

Latte factor memang bukan sesuatu yang benar-benar akan menguras keuangan anda dalam jumlah yang besar sekaligus, namun jangan lupa bahwa sesuatu yang besar itu juga tersusun dari yang kecil secara berulang.

Coba deh bayangin, jika dana yang keluar untuk latte factor selama satu tahun saja dialihkan ke investasi, anda akan mendapatkan retun yang lumayan.

 Foto oleh Helena Lopez dari Pexels

Post a Comment for "5 Hal Yang Perlu Anda Waspai, Untuk Terhidar Dari Latte Factor !"