Jika tertarik untuk memasang iklan, silahkan hubungi Sdr Erik A Saputro di Wa 0856 6497 4415

Udah dapat THR?

Tips menarik yang recommended banget buat manfaatin THR kamu nih.

Adsense udah Sampai Batas Minimun?

Tahu gak berapa lama surat verivikasi Pin sampai !!

Pernah Selingkuh atau di Selingkuhin?

Ini loh sebab dan akibatnya teman.

Mau Wisata Yang Bebas Parkir?

Ayo datang beberapa destinasi wisata yang ada di Bengkulu berikut ini.

Tahu batu giling kan?

Tahu ngga gimana cara dari pembuatan batu giling tersebut?

Tuesday, August 30, 2016

Empat Penyebab Adanya Pasar Subuh Di Indonesia



Jika kita mulai berbicara tentang keunikan yang ada di Indonesia, maka tidak akan begitu banyak hal yang kita temukan. Begitu banyak budaya di Indonesia yang dapat menarik jiwa kita untuk menelusurinya. Dalam pembahasan ini kita akan berbicara mengenai ke unikan tersebut, yaitu salah satu dari pasar yang ada di Indonesia.


Pasar, sebuah lokasi yang di jadikan sebagai tempat untuk melakukan transaksi jual-beli barang atau pun  jasa. Proses tawar menawar, selalu terjadi di tempat yang ramai pengunjung ini.

Pasar biasanya identik dengan kaum hawa yang mencari bahan-bahan yang bermanfaat untuk keluarganya, tak hayal banyak kepala yang menjadikan pasar sebagai sumber utama pencarian.

Di Indonesia sendiri, jika kita berbicara tentang pasar, maka sangat banyak keunikan yang akan kita temui.

Salah satu dari banyak  keunikan yang akan kita temui jika kita berbicara tentang pasar yang ada di Indonesia adalah pasar subuh, pasar ini  selalu ada hampir di setiap daerah di Indonesia.

Tahukah teman-teman sekalian bahwa pasar subuh ini adalah salah satu pasar yang paling banyak di kunjungi oleh pembeli???? Nah bagi teman-teman sekalian yang ingin mencoba untuk berbisnis di dunia jual-beli, ini merupakan rekomendasi tempat yang sangat bagus.

Keberadaan pasar subuh di suatu wilayah ini biasanya di pengaruhi oleh beberapa penyebab, tergantung dari keadaan tempat tersebut. Tetapi umumnya, terdapat 4 penyebab utama keberaan pasar subuh di Indonesia, berikut penjelasannya.

1. Menjaga Kesegaran


Tingkat kesuburan tanah yang ada di Indonesia yang sangat luar biasa membuat banyak penduduk memanfaatkannya sebagai sumber utama pencaharian, yaitu bertani. Pangan yang di hasilkan oleh petani Indonesia bisa dikategorikan sebagai sumber pangan terbaik, sehingga banyak diminati oleh para penikmat sayur. Untuk menjaga kualitas sayur ini biasanya pembeli memesan sayur ke petani sebelum di petik atau di panen. Namun, cara seperti ini tidak terlalu menguntungkan bagi petani, karena hanya beberapa sayurnya saja yang akan di beli oleh konsumen. Untuk mengantisipasi hal tersebut biasa nya petani langsung menjual sayur yang dimilki nya sendiri. Nah ini lah alasan mengapa banyak petani atau penjual yang menjajahkan produknya di pasar subuh, yaitu untuk menjaga kualitas produknya serta mendapatkan untung yang lebih.

2. Lebih Efektif Waktu


Memanfaatkan waktu sebaik mungkin merupakan suatu yang harus selalu di lakukan oleh siapapun, hal ini pun berlaku untuk para penjual atau pembeli. Bagi para penjual lebih cepat mereka berjualan, maka kemungkinan barang dagangan nya laris akan lebih besar. Sedangkan untuk pembeli, mendapatkan barang dengan kualitas terbaik prioritas, hal ini dapat dilakukan dengan memilih sendiri barang yang akan di beli. Nah sobat, ini dia alasan berikutnya tentang keberadaan pasar subuh.

3. Banyak Pembeli


Sama hal nya dengan alasan yang sebelumnya, banyak pembeli datang kepasar subuh untuk mendapatkan produk yang di inginkannya dengan kualitas terbaik, sehingga ketika pasar subuh di mulai maka konsumen atau pembeli akan sangat banyak.

4. Antisipasi Cuaca


Pengunjung atau pembeli biasanya akan berkurang jika cuaca sekitar tidak cerah atau bahkan hujan, sehingga pendapatan dari para produsen akan berkurang. Untuk itu para penjual menjajahkan barang dagannya di dua waktu, yaitu subuh dan sore hari. Para pedagang akan berjualan di waktu subuh guna mengantisipasi cuaca jelek di sore hari.


Itu dia ke empat alasan yang menurut saya sebagai alasan utama adanya pasar subuh di Indonesia, teman-teman punya pendapat lain?  Mari kita saling berbagi.

Saturday, August 27, 2016

Apa Aja Sih Yang Membuat Orang Jadi Pengangguran ???


Mendapatkan pekerjaan merupakan suatu hal yang bisa dikatakan wajib untuk seluruh manusia, terutama untuk para kaum adam nih, yang harus memiliki mata pencaharian untuk masa depannya dan keluarganya nanti. Kebayang donk jika seorang pria tinggi, gagah, ganteng, dan sehat tapi ngga' ada pekerjaan?? Lu fikir ada emak-emak baik hati yang mau ngasih anaknya ke penganggurang akut?? hahaaa...

Banyak orang yang bingung banget gimana sih biar cepat dapat pekerjaan? apakah harus bayar dulu  atau "nyogok" biar dapat pekerjaan? atau harus nyatronin dukun biar dapet ajian alay? huaduhhh, ingett dosa vrrooo....
Nah buat teman-teman sekalian yang bingung karena sampe sekarang belum juga dapat pekerjaan, ada baiknya untuk teman-teman mengetahui beberapa hal berikut yang membuat status pengangguran itu terus melekat.

1. Baru Lulus Kuliah
Unemployment atau pengangguran, ini merupakan status yang biasanya dimiliki oleh para mahasiswa-mahasiswa yang baru lulu kuliah. Wajar saja karena biasanya mahasiswa yang baru mendapatkan gelar ini belum banyak memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang dunia kerja, hal ini dikarenakan biasanya para mahasiswa yang baru lulus ini ketika kuliah hanya berfokus pada materi kuliahan saja, belum terlalu fokus tentang dunia setelah mereka menyelesaikan studinya itu, padahal itu lah dunia yang sebenarnya. Tapi tidak semua mahasiswa yang baru lulus adalah pengangguran lohh, ada beberapa mahasiswa yang bahkan belum lulus pun telah mendapatkan pekerjaan, tergantung dari kemauanya juga sihh...

2. Dipecat atau Mengundurkan Diri
Sulitnya mendapatkan pekerjaan bisanya membuat orang untuk bertahan pada satu pekerjaan saja agar tidak menganggu konsentrasinya pada pekerjaan itu, namun tahukan anda bahwa hal ini kurang baik. Rencana kedua harus dimiki oleh seorang karyawan untuk mengantisipasi posisinya di suatu perusahan, karena bukan tidak mungkin suatu saat dia akan dipecat karena suatu alasan atau bahkan berhenti dengan sendirinya dari pekerjaan itu sehingga mendapatkan gelar pengangguran. Nahh jadi teman-teman sekalian, sebaiknya mulai memikirkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan  keluar dari tempat kerja saat ini.

3. Pilih-Pilih Pekerjaan.
Mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang dan hati kita memang merupakan sesuatu yang sangat penting, namun jangan lupa bahwa pengalaman kerja pun juga merupakan sesuatu yang sangat penting. Banyak orang yang terlalu memilih untuk pekerjaannya sehingga waktu yang dimilikinya pun terbuang percuma, karena tidak adanya pengalaman yang dimiliki. Pada zaman sekarang ini banyak perusahan-perusahan yang mengutamakan pengalaman dari pada backround pendidikan, jadi walaupun pendidikan teman-teman sesuai dengan pekerjaan yang akan teman-teman lamar, belum tentu akan diterima, hal ini dikarenakan keterbatasan nya pengalan yang teman-teman miliki. Jadi, ambil pekerjaan yang ada di depan mata teman-teman saat ini, masalah cocok atau tidaknya itu akan tahu ketika di jalani.

4. Malas.
Kata "malas" ini merupakan musuh terbesar setiap manusia, hampir semua kegiatan yang yang jika di akhiri dengan kata malas, maka akan membuat kegiatan tersebut tertunda. Hal ini sama halnya dengan mendapatkan pekerjaan, malas merupakan masalah terbesar. Keadaan ini hanya bisa dikalahkan oleh kemauan teman-teman sendiri, apakah teman-teman akan menjadi orang yang lebih baik atau tetap ngenes akut. Ingat, susah mencari emak-emak baik hati yang mau ngasih anaknya ke penganggurang akut.... "Do it now"

5. Berdoa
Nah ini merupakan poin terakhir yang tidak kalah penting, kadang teman-teman lupa akan pencipta. Ingat dunia aja bisa di ciptakan oleh Nya, apalagi hanya ngebuat kalian dapat pekerjaan. Jadi, selalu libatkan tuhan di setiap langkah teman-teman sekalian, Berdoa lah....... :)

Nah teman-teman penganggurang sekalian "peace" :p hahaaa,, itulah tadi kelima hal yang membuat orang jadi pengangguran. Saya sih berharap teman-teman dapat menemukan pekerjaan secepat mungkin, Amiiiiinnn.
Sebagai penutup saya mempunyai saru kutipan untuk menarik:

"Pengalaman merupakan penunjang keputusan, jadi carilah pengalaman itu agar mudah mengambil keputusan".





Thursday, August 25, 2016

Kriteria Gawat Darurat Khusus Penyakit Dalam



Dalam penggunaan BPJS kesehatan terdapat istilah pelayanan berjenjang, Peserta pemegang kartu BPJS kesehatan ini diharuskan untuk melakukan pengecekan kesehatan pertama kali di faskes tingkat pertama. 
Berikutnya jika faskes tingkat pertama tidak sanggup untuk menangani penyakit yang di derita pasien, maka faskes tingkat pertama dapat merujuknya ke faskes tingkat kedua. Namun demikian, terdapat beberapa kategori emergency dimana pasien atau pemegang kartu BPJS kesehatan tidak harus melakukan pengecekan pertama kali di faskes tingkat pertama atau pasien bisa langsung berobat ke faskes tingkat kedua. adapun kategori emergency atau gawat darurat dalam pembahasan kali ini adalah khusus untuk penyakit dalam, yaitu:

  • Demam berdarah dengue
  • Demam Tifoid
  • Difteri
  • Gagal ginjal akut
  • GEA dan dehidrasi
  • Heamatemesis melena
  • Hematochezia
  • Hipertensi maligna
  • Intoksikasi Opiat
  • Keracunan Makanan
  • Keracunan Obat
  • Koma metabolic
  • Keto Acidosis Diabetikum (KAD)
  • Letospirosis
  • Malaria
  • Observasi Syok

  • Jika pasien selaku pemegang kartu BPJS kesehatan menderita salah satu dari 16 kategori gawat darurat penyakit dalam tersebut, maka pasien selaku pemegang kartu BPJS kesehatan dapat langsung menggunakannya di faskes tingkat kedua tanpa harus mendapat rujukan terlebih dahulu. Faskes tingkat kedua yang dimaksud biasanya adalah ke bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun jika pasien memerlukan penanganan khusus, maka pasien akan dianjurkan untuk kontrol dokter spesialis yang bersangkutan dalam hal ini adalah poli penyakit dalam, jika hal ini terjadi, maka pasien tetap memerlukan rujukan dari faskes tingkat pertama atau pasien akan langsung dirawat inapkan.

    Friday, August 12, 2016

    Penyebab BPJS tidak bisa digunakan.

         Sebelum kita mulai lebih jauh membahas penggunaan BPJS, berikut sedikit saya uraikan tentang BPJS itu sendiri.

        Pada awalnya BPJS ini diberi nama asuransi kesehatan atau Askes yang merupakan   asuransi kesehatan dari pemerintah.

        Namun pada tanggal 1 Januari 2014, asuransi kesehatan dari pemerintah yang dikenal dengan Askes ini berganti nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Badan hukum ini dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan, dan semua penduduk Indonesia diharapkan menjadi anggota BPJS Kesehatan. Asuransi kesehatan BPJS memang sangat banyak peranan bagi kita, terutama untuk situasi-situasi ketika financial sedang tidak baik. Namun tetap harus diingat, terdapat beberapa kondisi dimana kita tidak bisa menggunakan kartu atau fasilitas kesehatan tersebut.
    Nah diartikel ini, akan saya bahas kondisi-kondisi apa saja yang membuat kita tidak bisa menggunakan fasilitas kesehatan tersebut. Pantengin sampe habis yahh :)

    1.   Kerja Sama Dengan Rumah Sakit
          Sebelum anda dengan percaya diri nya datang ke Rumah Sakit untuk berobat dengan menggunakan kartu BPJS, anda harus mengetahui terlebih dahulu bahwa tidak semua Rumah Sakit berkerja sama dengan BPJS. Nah, untuk itu sebaiknya anda mencari tahu terlebih dahulu rumah sakit mana saja yang telah berkerja sama dengan asuransi kesehatan ini sebelum anda berobat, agar tidak terjadi kekeliruan yang mengakibatkan kerugian anda sendiri.

    2.   Berobat ke IGD 
     IGD atau Instalasi Gawat Darurat merupakan suatu instalasi wajib dimiliki oleh setiap rumah sakit, swasta atau negeri. Hal ini dikarenakan IGD merupakan alur pertama atau tujuan utama untuk pasien-pasien dengan kondisi yang mendesak atau emergencyBerdasarkan penjelasaan tersebut, maka hal ini juga berlaku untuk pasien-pasien yang menggunakan fasilitas kesehatan BPJS. Jaminan kesehatan BPJS ini bisa digunakan di IGD jika pasien tersebut berada dalam kondisi gawat darurat, kondisi gawat darurat ini biasa nya di pastikan oleh dokter jaga di IGD tersebut, hal ini berdasarkan kategori gawat darurat yang telah di tetapkan oleh BPJS itu sendiri, yaitu:
     















    Jadi, untuk teman-teman  yang sekiranya belum dalam kategori emergency berdasarkan diagnosa tersebut, maka mohon maaf kartu BPJS anda tidak bisa digunakan.

    3.   KLL (Kecelakaan Lalu Lintas)
         Kondisi berikutnya yang membuat kartu BPJS anda Tidak bisa digunakan adalah ketika anda mengalami kecelakaan lalu lintas (KLL), hal ini dikarenakan penyakit yang anda derita merupakan kelalaian anda sendiri sehingga penjaminan BPJS anda tidak bisa langsung digunakan, hal tersebut sudah masuk kebagian asuransi Jasa Raharja yang selalu anda bayar ketika anda membayar pajak kendaraan bermotor anda (silahkan anda cek dibagian belakan STNKB), terkecuali untuk jaminan rawat inap. Hal ini pun harus disesuaikan dengan surat yang dikeluarkan oleh Jasa Raharja bahwa Jasa Raharja tidak menjamin biaya pengobatan anda dikarenakan hal-hal tertentu, maka kartu BPJS anda akan bisa digunakan. Karena itu, hati-hati berkendara okeeeee..

    4.   Pulang Rawat APS (Atas Permintaan Sendiri)
    Kondisi ini merupakan kondisi ketika anda telah dirawat, namun belum sembuh menurut dokter yang merawat anda tetapi anda ingin pulang, maka kartu BPJS anda akan di Black List selama 1 minggu kerja diseluruh rumah sakit yang berkerja sama dengan BPJS untuk fasilitas rawat inap kembali, hal ini tentu akan mempersulit anda ketika anda diwajibkan untuk dirawat berikutnya.  Namuun, anda tetap bisa menggunakan fasilitas rajal (rawat jalan) dan kontrol poli. Jadi saran saya, ketika anda belum dinyatakan pulih atau sembuh, sebaiknya anda mengikuti instruksi yang diberikan oleh dokter yang merawat anda.

    5.   Kontrol ke Poli
    Untuk anda yang di haruskan untuk kontrol ke poli spesialis, anda harus mengetahui bahwa tidak semata-mata anda bisa langsung untuk mendaftar ke poli tersebut menggunakan kartu BPJS anda, karena anda akan ditolak.  Terdapat berbagai persyaratan sebelum anda datang ke Rumah Sakit yang berkerja sama dengan BPJS untuk bertemu dengan dokter spesialis.

            Nah teman-teman sekalian, itulah tadi ke 5 kondisi yang membuat anda tidak bisa menggunakan kartu BPJS anda. Sekarang anda sudah jelas bukan apa penyebab jika Rumah Sakit menolak anda ketika ingin menggunakan kartu BPJS. Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk berbagi dengan yang lain… :D :)


    Follow by Email