Jika tertarik untuk memasang iklan, silahkan hubungi Sdr Erik A Saputro di Wa 0856 6497 4415

Wednesday, September 4, 2019

Anjing Milik Bima Aryo Menyerang ART, Siapa yang Salah ?


Eransa - Nama Bima Aryo beberapa hari ini menjulang naik menjadi bahan pembicaraan banyak orang, bukan hanya berita bahagia akan pernikahannya, namun akibat dari anjing peliharaan Bima Aryo yang menerkam Asisten Rumah Tangga nya sendiri.

Sparta yang merupakan nama dari anjing berjenis Belgian Malinois milik Bimo Aryo ini diketahui menyerang ART di rumah nya sendiri saat akan di keluarkan dari kandangnya.

Saat kejadian tersebut, almarhum yang baru berkerja selama kurang lebih dua bulan sebagai ART di  minta oleh Ibu Bima Aryo untuk mengeluarkan Sprata dari kandanngnya karena telah lama di kurung.

Besar kemungkinan penyerangan itu terjadi karena Sparta tidak atau belum mengenal almarhum dengan baik, sehingga mungkin terjadi lah penyerangan itu.

Sedikit informasi bahwa anjing Belgian Malinois ini adalah tipe anjing yang memiliki karakter aktif dan energik sehingga sering dipakai sebagai anjing untuk penjaga dan pelacak, bahkan kepolisian pun juga menggunakan anjing jenis ini.

Baca Juga:

Penyerang yang terjadi kepada ART dari Bima Aryo ini pun terjadi bukan karena anjing tersebut kelaparan, terang di sampaikan suami dari almarhum bahwa sebelum kejadian anjing tersebut telah di kasih makan.

Ibu dari Bima Aryo yang saat itu meminta bantuan almarhum untuk melepaskan Sparta dari kandangnya, harusnya faham akan kenyataan bahwa anjing tersebut berbahaya untuk orang baru atau yang belum terlalu dikenalnya. 

Agaknya ini menjadi pengetahuan umum bagi semua orang, terkhusus untuk mereka yang memelihara binatang-binatang yang di kategorikan buas dalam tanda kutip.

Terlepas dari apakah anjing itu telah dilatih dengan baik atau pun tidak, naluri alamiah yang ada pada anjing ini tidak akan bisa benar-benar di tekan.

Ini menjadi evaluasi bagi semua pihak yang terlibat untuk kemudian benar-benar memperhatikan dengan baik tindakan sebelum melakukannya, karena jika telah terjadi maka akan buruk hasilnya.

0 komentar:

Post a Comment

Follow by Email