Jika tertarik untuk memasang iklan, silahkan hubungi Sdr Erik A Saputro di Wa 0856 6497 4415

Udah dapat THR?

Tips menarik yang recommended banget buat manfaatin THR kamu nih.

Adsense udah Sampai Batas Minimun?

Tahu gak berapa lama surat verivikasi Pin sampai !!

Pernah Selingkuh atau di Selingkuhin?

Ini loh sebab dan akibatnya teman.

Mau Wisata Yang Bebas Parkir?

Ayo datang beberapa destinasi wisata yang ada di Bengkulu berikut ini.

Tahu batu giling kan?

Tahu ngga gimana cara dari pembuatan batu giling tersebut?

Monday, March 25, 2019

Jadikan Sampah Sebagai Hartamu, Dengan Waste Management !!

Waste management
Foto : pixabay
Eransa - Sampah merupakan suatu polemik dan permasalahan yang senantiasa menimbulkan keresahan hampir di semua daerah, sampah pun menjadi bagian dalam rusaknya ekosistem. Banyaknya tumpukan-tumpukan sampah yang tentu tak sedap dipandang mata bahkan dapat merusak estetika suatu tempat, tak hanya itu laut pun kini turut merasakan dampak dari masalah sampah ini. Berita yang sangat menghebohkan pada November 2018 silam tentang ditemukannya paus sperma yang telah membusuk di perairan desa Kapota,  Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara,  bahwa setidaknya terdapat 5,9 kilogram sampah didalam perut ikan paus tersebut. Hal ini tentu menjadi perhatian kita bersama tentang permasalahan sampah yang benar-benar akan menimbulkan bencana jika tidak ditangani dengan serius. 


Perilaku acuh yang ditunjukan oleh masyarakat tentang bahaya dari sampah, nampaknya merupakan salah satu akar dari permasalahan sampah itu sendiri, kebiasaan yang timbul akibat dari rasa acuh tersebut seakan mulai tumbuh dari generasi ke generasi. Kurangnya pengetahuan tentang pengolahan sampah dengan baik pun kadang dijadikan alasan dari pembenaran perilaku yang salah ini, padahal jika diperhatikan dengan serius, sampah pun dapat di olah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Adalah Waste Management, salah satu cara yang tentu dapat mengurangi permasalahan dari sampah tersebut, dengan senantisa menerapkan prinsip ( reduse, reuse, recycle), maka seharusnya polemik akan sampah dapat di kurangi, selain dari mulai membiasakan diri untuk meminimalisir penggunaan bahan-bahan yang akan menimbulkan sampah yang sulit terurai. Waste management membuat sampah yang merupakan bahan tak terpakai atau sisa menjadi bahan yang lebih bermanfaat dan bahkan bernilai ekonomis tinggi. 

Baca Juga:

Produk-produk daur ulang yang dipasarkan, biasanya akan memiliki harga yang lumayan tinggi, hal ini dikarenakan terdapat "value" tersendiri di produk tersebut, maka tak hayal para pelaku waste management ini kadang mendapat omset yang tinggi jika mereka dapat memanfaatkannya dengan baik. Bahan yang digunakan dalam waste management ini pun kadang tidak terlalu sulit untuk didapatkan, sebut saja daur ulang kertas yang hanya membutuhkan lem sebagai perekat, papan penjemur, air, ember, dan blender. Cukup dengan alat-alat sederhana, maka sampah yang meresahkan akan menjadi harta yang menggiurkan.

Mari kita cintai bumi ini, mari kita lindungi alam kita, mari kita wariskan keindahannya kepada penerus kita nanti. Terimakasih sudah membaca, bagikan jika dirasa bermanfaat. 

Sunday, March 24, 2019

Awas Bahaya TBC, Kenali Dia dan Waspadai !!!


Tuberculosis
Foto: pixabay
Eransa -  Tuberculosis atau yang sering disingkat TBC, merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, penyakit ini pun kadang disebut dengan "flek paru" yakni gangguan pernapasan kronis. Penyakit menular ini bahkan menjadi suatu wabah yang sangat berbahaya di eropa pada tahun 1800an.

Penyakit TBC ini dapat menyerang siapapun terutama untuk mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Bahkan di Indonesia sendiri, menurut data dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2017 silam diperkirakan setidaknya ada sekitar 1.020.000 kasus orang yang terjangkit wabah ini. 


Lingkungan rumah yang padat dan kumuh, serta asrama-asrama dan rumah tahanan sangat rawan terjangkit TBC ini, sehingga akan sangat perlu rasanya untuk menjaga dan memperhatikan lingkungan tempat tinggal. Untuk mereka yang telah terjangkit wabah TBC maka akan menimbulkan gejala-gejala seperti berikut ini
1. Batuk yang terus-menerus sendiri
2. Berkurangnya nafsu makan
3. Mengalami sesak nafas
4. Berkeringat dimalam hari walaupun tidak sedang beraktifikas
5. Batuk disertai darah

Sedangkan untuk mereka yang diduga telah terjangkit wabah ini dapat di cek dengan tes mantoux serta IGRA (Interferon Gamma Release Assays).  Penyebab dari wabah TBC ini pertama kali di temukan oleh Dr. Robert Heinrich Herman Koch pada tanggal 24 Maret 1882 silam, dan terus diperingati sebagai hari tuberculosis sedunia yang bertujuan untuk membangun kesadaran umum tentang wabah tubertuberculosis serta usaha untuk mengurangi wabah tersebut. 

Dr Robert Koch dalam penelitiannya menghasilkan postulat Koch yang banyak di gunakan dalam studi tentang mikrobakteria. Postulat Koch ini memiliki 4 kriteria hubungan sebab-sebab antara parasit dan penyakit, yaitu.
1. Organisme (parasit) harus didapati pada hewan yang sakit, tidak pada hewan yang sehat.
2. Organisme harus di isolasi dari hewan sakit dan dilakukan pembiakan dalam kultus murni.
3. Organisme yang dikultuskan harus menimbulkan penyakit terhadap hewan yabg sehat.
4. Organisme tersebut harus diisolasi ulang dari hewan yang dicobakan tersebut.

Setelah faham tentang wabah dari TBC ini, maka penting untuk mulai memperhatikannya agar wabah berbahaya ini tidak menyebar luas di lingkungan kita,. Terimakasih sudah membaca, silahkan bagikan artikel ini jika bermanfaat. 

Friday, March 22, 2019

Hari Meteorologi Sedunia, 23 Maret Bumi Dalam Kondisi Panas-Panasnya !!!

equinox
Foto : pixabay
Eransa -  Setiap tanggal 23 Maret dunia per meteorologi an akan memperingati World Meteorological Organization (WMO) atau hari meteorologi sedunia.  Di Indonesia sendiri peringatan dari WMO ini biasa di lakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan menggelar beberapa kegiatan seperti, upacara, workshop, seminar internasional dan sebagainya. Perlu diketahui bahwa meteorolgi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari tentang perubahan cuaca di atmosfer, maka tugas dari WMO sendiri adalah sebagai organisasi yang mendeteksi variabilitas dan perubahan iklim dengan cara melakukan pemantauan jangka panjang terhadap efek dari rumah kaca, radiasi matahari, dan komponen atmosfer lainnya, untuk menilai pengaruhnya terhadap kualitas udara dan iklim.


World Meteorological Organization ini berada di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang beranggotakan 191 negara dan di resmikan pada tanggal 23 Maret 1950. Di tetapkan nya tanggal 23 maret sebagai WMO karena pada tanggal itu bumi sedang mengalami fenomena Equinox, fenomena ini merupakan agenda tahunan yang di alami oleh bumi yakni ketika matahari tepat berada di atas garis katulistiwa, pada fenomena ini pun suhu bumi biasanya akan mulai meningkat karena jarak antara bumi dan matahari menjadi lebih dekat, atau bisa di katakan pula fenomena equinox ini adalah fenomena ketika posisi bumi berada paling dekat dengan matahari.

Kondisi bumi yang semakin hari makin memburuk tentu akan membuat efek dari fenomena ini kian terasa, banyak nya kerusakan yang terjadi kepada lapisan pelindung bumi sebagai akibat dari ulah manusia mungkin akan dapat mempengaruhi lonjakan suhu yang cukup eksrem. Sebagai pembelajaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan penghijauan kepada hutan-hutan yang telah rusak, maka penting rasanya bagi kita untuk memperhatikan dan mengetahui akan fenomena alam yang seperti ini.

Tetap jaga bumi kita, tetap jaga alam kita, dan mari sama-sama kita nikmati indahnya dunia. Terimakasih sudah membaca, silahkan bagikan jika di rasa artikel ini bermanfaat.

Follow by Email