Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

adsense

Manisnya Nol Kilometer Ujung Timur Indonesia

Sebagai pembatas NKRI dengan berbagai jenis flora serta fauna yang ada di tanahnya, berdiri kokoh perbukitan indah nan mempesona, terhampas lautan yang memanjakan mata, Papua tetaplah menjadi primadona alam Indonesia.  Beberapa waktu yang lalu,  pada tanggal 07 September 2018 tepatnya, telah di lakukan pelepasan peserta kirab pemuda 2018 oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementrian Pemuda dan Olahraga, bapak Prof.  Dr.  Faisal Abdullah, SH, M. Si, DFM.

Acara pelepasan ini dilakukan di daerah Sota yang merupakan batas akhir Indonesia dengan Papua New Guinea.  Distrik Sota yang memiliki tugu  "0 KM Merauke-Sabang" memiliki pemandangan hutan yang sangat elok, dengan jalur tempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari pusat kota, Distrik Sota memiliki ke istimewaan nya sendiri.  Kita akan sangat mudah menemukan warga masyarakat PNG (Papua New Guinea)  di tempat ini,  karena tidak ada pagar pembatas 2 negara yang menghalangi, masyarakat PNG di perbolehkan memasuki wilayah NKRI begitupun sebaliknya,  hal ini dikarenakan banyak antara warga PNG dan warga NKRI yang masih memiliki hubungan keluarga.

Peserta inti Kirab Pemuda yang datang ke daerah Sota ini di sambut hangat oleh para warga desa,  senyum dan tegur sapa mereka membuat suasana kekeluargaan menjadi sangat terasa.  Ketika beranjak sore dengan teriknya matahari di Papua, bupati akhirnya memberikan kata sambutanya yang semakin membakar semangat jiwa muda para peserta yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga.


Gagahnya tugu 0 KM Merauke-Sabang, seakan menjadi saksi kegembiraan kami para peserta inti kirab pemuda 2018 kala itu, dengan mengikuti tarian-tarian yang di tampilkan oleh warga sekitar beserta seluruh pemimpin daerah yang hadir membuat sore itu begitu ceria, dan kini Sota akan selalu terkenang indah di pikiran kami,  akan selalu membekas di hati kami,  dan akan selalu kami rindukan.  Merauke dan Sota akan selalu kami ceritakan kepada setiap generasi kami,  akan kami sampaikan betapa Merauke sangat luar biasa.

Maka teman,  hari itu kami peserta inti kirab Pemuda 2018 berkat Merauke sebagai salah satu kota terujung Indonesia akan semakin mencintai bangsa ini, terimakasih Merauke,  terimakasih Sota.

Post a Comment for "Manisnya Nol Kilometer Ujung Timur Indonesia"