Saturday, March 10, 2018

Larangan Mahasiswi UIN Memakai Cadar, Karena Radikalisme?


Cadar - Hallo teman-teman, selamat datang kembali di eransa. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang larangan penggunaan cadar kepada mahasiswi UIN oleh sang rektor. Sebelum kita lebih jauh membahas hal ini maka perlu saya sampai kan bahwa UIN merupakan singkatan dari Universitas Islam Negeri, dan lu (para akhwat) di larang make cadar di sono? Whaaattt !!!!

Jika misalnya para mahasiswi di UIN oleh kampus dilarang untuk menggunakan celana dan baju ketat, maka akan sangat baik jadi nya teman, tapi kalo larangan make cadar?


Jadi gini teman, pemakaian cadar dalam islam merupakan sesuatu yang di anjurkan (sunnah), nah sunah ini akan sangat baik bila di kerjakan. Bukan lah suatu kewajiban memang untuk menggunakan cadar, tapi lu menghalang-halangi orang yang mau beribadah, dosa !!!

"Maka diantara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang beriman kepada-Nya, dan diantara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepada-Nya. Dan cukuplah (bagi mereka) jahanam yang menyala-nyala apinya (QS. An-Nisa : 55)"

Entah itu merupakan aturan yang diberlakukan atau apapun namanya, ini merupakan hak para wanita untuk menggunakan cadar tersebut, selama itu baik seharusnya pihak kampus mendukung hal tersebut apalagi UIN adalah kampus yang berlatar belakang islami.

Mungkin benar bahwa akhir-akhir ini banyak aliran-aliran yang menyimpang tentang ajaran islam, dan mungkin pihak kampus takut nih mahasiswi nya mengikuti aliran-aliran tersebut, tapi melarang mereka menggunakan cadar adalah sesuatu yang aneh karena ini bukan sesuatu yang menyimpang.


Penggunaan cadar yang dianggap mengikuti "aliran radikal" ini tengah banyak-banyak di bahas di sosial media teman, entah itu di facebook, twitter, dan instagram yang menandakan permasalahan ini sudah mulai menjadi pembahasan publik, tidak kah pihak kampus yang merupakan kampus berlatar belakang islami ini malu akan hal tersebut?

Bahkan sekarang timbul lah wacana tentang "radikal menurut UIN itu seperti apa?"

Yah, semoga Allah memberikan petunjuknya, ^_^

0 komentar:

Post a Comment

Follow by Email